Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 15 Oktober 2015

Kisi-kisi Remidial Tes Tulis Prakerin 2015

Kisi-kisi Remidial Tes Tulis Prakerin 2015

Microsoft Word 
- Memasukkan Picture, Word Art, dan Table
- Page Set up dalam Ms. Word (Margin, Columns, Size, Orientation)
- Mail Merge

Microsoft Excel
- Pengertian worksheet, Sheet, Range, dan Sel.
- Pengurutan Data Ascending dan Descending
- Rumus formula pertambahan, pengurangan, pembagian, perkalian. Max, Min, count, Rank.
- Logika IF

Microsoft Powerpoint
- Pengertian Toolbar Standard, Toolbar, Titlebar
- Menambahkan animasi

Basis Data
- Pengertian Basis Data
- Keuntungan DBMS
- DDL dan DML
- Pengertian Data

Pemrograman Web
- Domain .com, .co.id, .net, .uk, 
- Kode Warna dasar di dalam Web
- Tag dalam HTML
- Action dalam Php
- Komponen-komponen Form

Perakitan Komputer
- Cara Penanganan Komputer Hang
- Instalasi OS Windows 7
- Komponen-komponen utama Komputer

Sistem Operasi 
- Linux
- Kelebihan Linux
- sifat dari System Operasi Linux

Jaringan Dasar
- Kabel Straight dan Cross
- Cara Mengetes Jaringan


Sabtu, 05 September 2015

Membuat Disain Antar Muka Pengguna (User Interface) Program Komputer

Desain Antarmuka Pengguna (bahasa InggrisUser Interface Design) atau rekayasa antarmuka pengguna adalah desainuntuk komputer, peralatan, mesin, perangkat komunikasi mobile, aplikasi perangkat lunak, dan situs web yang berfokus pada pengalaman pengguna (bahasa Inggris: User Experience) dan interaksi.

Tujuan dari Desain Antarmuka Pengguna adalah untuk membuat interaksi pengguna sesederhana dan seefisien mungkin, dalam hal mencapai tujuan pengguna—atau apa yang sering disebut dengan user-centered design. Desain Antarmuka Pengguna yang baik dapat memberikan penyelesaian pekerjaan dengan menggunakan tangan tanpa menarik perhatian yang tidak perlu terhadap dirinya sendiri. Desain grafis dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegunaan (bahasa Inggris:Usability). Proses desain haruslah seimbang antara fungsi teknis dan elemen visual (misalnya, model mental) untuk menciptakan sebuah sistem yang tidak hanya bisa beroperasi tetapi juga dapat digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Dalam Tahap perancangan sistem, Rancangan anntar muka digambarkan berupa sketsa-sketsa tampilan/form  (Bukan Screenshot dari program asli) yang akan dilihat oleh pengguna. contoh seperti di bawah ini :



Entity Relationship Diagram (ERD) dan Contoh Kasusnya

Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.

Apakah komponen yang terbentuk didalam Entity Relationship Diagram (ERD)?

Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk yaitu :

a. Entitas
Pada post sebelumnya mengenai basis data telah dijelaskan sedikit tentang pengertian entity (entitas) yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Pengertian lainnya menurut Brady dan Loonam (2010), entitas adalah objek yang menarik di bidang organisasi yang dimodelkan.
Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), dan Buku.

b. Hubungan (relasi/relationship)
Suatu hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.
Contoh : Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah mendaftar.

c. Atribut
Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas. Atribut memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :

Atribut Key

Atribut Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data ( Row/Record ) dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama

Contoh : Nomor pokok mahasiswa (NPM), NIM dan nomor pokok lainnya

Atribut simple
atribut yang bernilai atomic, tidak dapat dipecah/ dipilah lagi
Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.

Atribut Multivalue
nilai dari suatu attribute yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari atrribute yang
bersangkutan
Contoh : dari sebuah buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.

Atribut Composite
Atribut composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang
mempunyai arti tertentu yang masih bisah dipecah lagi atau mempunyai sub attribute.
Contoh : dari entitas nama yaitu nama depan, nama tengah, dan nama belakang

Atribut Derivatif
Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship. Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus
Derajat relasi atau kardinalitas rasio
Menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya
  • One to One (1:1), Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
  • One to many (1:M / Many), Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
  • Many to Many (M:M), Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.
Simbol-simbol untuk membuat diagram ERD:




Contoh Kasus 1:

Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang. Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar ERDnya.

Jawab:

Entitas : Mahasiswa, KAP (Kartu Anggota Perpustakaan), Buku

Atribut : Nama, no.mahasiswa, Alamat mahasiswa, No.buku, Judul, Pengarang, Penerbit dan tahun terbit.

Relasi : Daftar dan Pinjam


Gambar ERD dalam peminjaman buku di perpustakaan:

gambar ERD kasus 1
Sumber :
https://herlinnairine.wordpress.com/2014/02/06/entity-relationship-diagram-erd-dan-contoh-kasus/

Apa Pengertian dan Tujuan DFD? Serta Bagaimana Cara Membuatnya?

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas.

DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.

Fungsi Data Flow Diagram (DFD):
  • Alat pembantu model yang membantu para profesional sistem untuk menggambarkan sistem menjadi suatu jaringan proses fungsional yang terhubung satu dengan yang lain, baik secara manual atau komputerisasi dari alur data.
  • Alat pembantu model pada sebuah fungsi-fungsi sistem, dimana fungsi tersebut terlihat lebih penting dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Intinya disini, DFD lebih menekan hanya pada fungsi-fungsi sistem.
  • Alat perancangan sistem yang berorintasi pada alur data dengan konsep dekomposisi yang digunakan untuk mebuat sebuah gambaran dan rancangan mengenai sistem tersebut sehingga mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada para pemakai dan pembuat program.
Simbol :

a.    Kesatuan Luar (external entity)
      Sesuatu yang berada di luar sistem, tetapi ia memberikan data ke dalam sistem atau memberikan data dari sistem, disimbolkan dengan suatu kotak notasi. Entitas eksternal tidak termasuk bagian dari sistem. Bila system informasi dirancang untuk satu bagian (departemen) maka bagian lain yang masih terkait  menjadi entitas eksternal.
     Pedoman pemberian nama kesatuan luar (external
entity
1)   Nama terminal berupa kata benda.
2)   Terminal tidak boleh memiliki nama yang sama kecuali memang objeknya sama (digambarkan dua kali . dimaksudkan untuk membuat diagram yang jelas). Bila tidak demikian, maka terminal ini perlu di beri garis miring pada pojok kiri atas.
b.    Arus Data(dataflow)
      Arus data merupakan tempat menggalinya informasi dan digambarkan dengan garis yang menghubungkan komponen dari sistem. Arus data ditunjukkan dengan arus panah dan garis diberi nama atas arus data yang mengalir. Arus data ini mengalir diantara proses, data store dan menunjukan arus data dari data yang berupa masukan untuk sistem atau hasil proses sistem.
Pedoman pemberian nama aliran data
1)   Nama aliran data yang terdiri dari beberapa aliran kata dihubungkan dengan garis sambung.
2)   Tidak boleh ada aliran data yang namanya sama, dan pemberian nama harus mencerminkan isinya.
3)   Aliran data yang terdiri dari beberapa elemen dapat dinyatakan dengan grup elemen.
4)   Hindari penggunaan kata ‘data’ dan ‘informasi’ untuk memberi nama pada aliran data.
5)   Sedapat mungkin nama aliran data ditulis lengkap.
c.      Pengertian Proses (process)
      Proses merupakan apa yang dikerjakan oleh sistem, proses dapat mengolah data atau aliran data masuk menjadi aliran data keluar. Proses berfungsi mentranformasikan satu atau beberapa data masukan menjadi satu atau beberapa data keluaran sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Setiap proses memiliki satu atau beberapa masukan serta menghasilkan satu atau beberapa data keluaran. Proses sering pula disebut bubble.
Pedoman pemberian nama proses
1)   Nama proses terdiri dari kata kerja dan kata benda yang mencerminkan fungsi proses tersebut, misalnya : Hitung Bonus, Pendataan Karyawan, Cetak Fatur,dll.
2)   Jangan menggunakan kata proses yang memiliki nama suatu proses (bubble).
3)   Tidak boleh ada beberapa proses yang memiliki nama yang sama.
4)   Proses harus diberi nomor. Urutan nomor sedapat mungkin mengikuti aliran atau urutan proses, namun demikian urutan nomor tidak berarti secara mutlak merupakan urutan proses secara kornologis.
5)   Penomoran proses pada tingkatan pertama (Diagram Nol) adalah 1.0,2.0,3.0, dst.
6)   Penomoran pada tingkat kedua dari proses 1.0 (rincian dari proses 1.0) adalah 1.1,1.2,1.3, dst.
7) Context diagram tidak perlu diberi nomor.

Contoh Penomoran level pada DFD :


Didalam DFD terdapat 3 level, yaitu :
1.      Diagram Konteks : menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan.

gambar 1.2 diagram konteks



2.    Diagram Nol (diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar  yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.

gambar 1.3 diagram zero



3.      Diagram Rinci : merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram Nol.
gambar 1.4 diagram rinci


Saya menulis dengan kemampuan atau kata-kata saya sendiri, dan pastinya ada yang merangkum atau copy paste dari blog-blog orang atau sebuah link dibawah ini:


Apa itu Flowmap ? Contohnya bagaimana?

Pengertian Flowmap adalah campuran peta dan flow chart,yang menunjukan pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam migrasi, jumlah barang yang diperdagangkan, atau jumlah paket  dalam jaringan. Flowmap menolong analisis dan programmer untuk memecahkan masalah ke dalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternaitf-alternatif lain dalam pengoprasian.
PEDOMAN-PEDOMAN DALAM MEMBUAT FLOWMAP
Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowmap , ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, sepeti :
1. Flowmap digambarkan dari halaman atas ke bawah dan kiri ke kanan.
2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat di mengerti oleh pembacanya.
3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus di tentukan secara jelas.
4. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
5. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang di gambarkan harus di telusuri dengan hati-hati.
6.Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

SIMBOL FLOWMAP
 Nama Simbol dan keterangannya,Simbol Flowmapnya liat aja ke atas yah  :
1.Dokumen : Menunjukan dokume inpt atau output untuk proses manual atau komputer.
2.Proses : Kegiatan proses yang di lakukan dengan komputerisasi.
3.Proses Manual : Kegiatan proses yang di lakukan dengan manual.
4.Garis alir : Menunjukan alir data dari atau ke proses.
5.Data store : Menunjukan penyimpanan arsip atau dokumen non komputer.
6.Database : Tempat penyimpanan data berbasis database
7.Data elektronik : Menunjukan laporan data elektronik.

Contoh Flowmap :


Sumber : 
http://infoter-lengkap.blogspot.co.id
https://ghypalho.files.wordpress.com

Sabtu, 29 Agustus 2015

Laporan Prakerin (Makalah Perancangan Sistem di Tempat Prakerin) - RPL SMK Manangga Pratama Kota Tasikmalaya

Update 16-September-2015

Bagi siswa jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang sudah melaksanakan PRAKERIN (Praktek Kerja Industri) diwajibkan untuk membuat laporan berupa makalah perancangan sistem. Dimana makalah ini berupa pendeskripsian mengenai sistem yang sedang berjalan di tempat PRAKERIN pada saat PRAKERIN, dan sistem yang diajukan oleh masing-masing siswa di tempat PRAKERIN tersebut.

Adapun susunan laporan/Makalah antara lain :

COVER
KATA PENGANTAR  
DAFTAR ISI 
BAB I PENDAHULUAN 
1.1. Latar Belakang
1.2. Identifikasi Masalah
1.3. Tujuan 
1.4. Ruang Lingkup 
BAB II PEMBAHASAN 
2.1. Sistem yang Sedang Berjalan
2.1.1. Flowmap Sistem yang Sedang Berjalan
2.1.2. Kelebihan Sistem yang Sedang Berjalan
2.1.3. Kekurangan Sistem yang Sedang Berjalan
2.2. Sistem yang Diajukan
2.2.1. Flowmap Sistem yang Diajukan
2.2.2. DFD Sistem yang Diajukan
2.2.3. ERD Sistem yang Diajukan
2.2.4. Antar  Muka Program
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
3.2. Saran
DAFTAR PUSTAKA

Catatan : 
Siswa dapat menambah sub bab atau poin-poin lain yang dirasa penting untuk ditambahkan dan tidak melenceng dari tema yang diajukan.

Pengaturan Kertas :
Size : A4
Margin : Top 3 Left 4 Bottom 4 Right 3
Orientation : Potrait
Line Spacing : 1,5 cm


Salam, 
Kepala Kompetensi RPL
SMK Manangga Pratama 

Acep Miftahul Anwar, S.Kom.


============================================================

Download Contoh :

1.  Contoh Cover
2.  Contoh Kata Pengantar
3.  Contoh Daftar Isi
4.  Contoh BAB I
5.  Contoh Bab II
6.  Contoh BAB III

============================================================

Baca Juga :