Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 25 November 2015

TEORI SINGKAT PEMROGAMAN PERANGKAT BERGERAK



A.      Pendahuluan
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler berbasis linux sebagai kernelnya. Saat ini Android dapat disebut raja dari smartphone. Android mengalami perkembangan yang sangat pesat karena Android menyediakan platform terbuka (Open Source/bisa dipelajari dan dikembangkan oleh siapa saja) bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri. Awalnya, perusahaan search engine terbesar saat ini, yaitu Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Android, Inc. didirikan oleh Andy Rubin, Rich Milner, Nick Sears dan Chris White pada tahun 2003. Pada agustus 2005 Google membeli Android Inc. Kemudian untuk mengebangkan Android dibentuklah Open Handset Alliance konsorsium dari 34 perusahaan hardware, software, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualqomm, T-Mobile dan Nividia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Handset Alliance menyatakan dukungannya terhadap pengembangan standard terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google juga merilis kode-kode Android dibawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standard terbuka perangkat seluler. Sekarang terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Service (GMS), sedangkan yang kedua adalah yang didistribusikan bebas tanpa dukungan langsung dari Google, dan dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).


Logo Android
Awal sejarah perkembangan Android dimulai ketika Google membeli perusahaan Android Inc., sebuah perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat, pada bulan juli tahun 2000. Para pendiri Android Inc. yang akhirnya bekerja pada Google diantaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perankat lunak pada ponsel. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Google sendiri mempunyai sebuah tim yang dipimpin oleh rubin yang bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan pasar telepon seluler.
B.      Konsep Umum Pemrograman Android
Perangkat berbasis android hanya mempunyai satu layar foreground. Pada saat kita pertama kali menghidupkan perangkat android, yang kita lihat adalah HOME, kemudian ketika kita menjalankan salah satu aplikasi yang ada di dalamnya, misalnya game catur maka user interface atau tampilan dari game catur tersebut akan menumpuk di atas layar sebelumnya, kemudian ketika kita menekan tombol option pada menu catur maka menu option tersebut akan tampil menumpuk di atas tampilan pertama game catur tersebut, begitu seterusnya.
Semua proses di atas direkam pada application stack oleh system activity manager. Ketika menekan tombol back maka akan kembali ke halaman sebelumnya, analoginya mirip ketika menekan tombol back pada pada browser internet ketika sedang surfing internet
                ISTILAH – ISTILAH PADA PEMROGRAMAN ANDROID
ACTIVITY
                Pada pemrograman android dikenal nama activity, yang mempunyai pengertian Suatu komponen yang ada pada aplikasi android yang menyediakan tampilan sehingga dapat berinteraksi dengan user untuk melakukan sesuatu. Normalnya suatu activity menampilkan satu buah user interface kepada pengguna. Contohnya pada aplikasi sms, dimana satu activity digunakan untuk menulis pesan, activity berikutnya untuk menampilkan nomor kontak, atau activity lainnya untuk menampilkan pesan – pesan lama. Meskipun semua activity itu berada dalam satu program aplikasi yaitu aplikasi sms, namun setiap activity berdiri sendiri. Untuk pindah dari satu activity ke activity lainnya digunakan suatu event, misalnya tombol diklik
Contoh lain activity : mengambil foto, menulis bbm, mengirim email, dial telepon dll
SERVICE
                Service berjalan di belakang layar dan tidak memiliki user intrface atau tampilan. Contohnya adalah ketika kita mendengarkan musik dengan aplikasi music player, agar kita bisa menggunakan aplikasi yang lain misalnya sms, maka aplikasi musik kita jalankan di belakang aplikasi sms, untuk melakukan itu maka digunakan fungsi service.
INTENS
Mekanisme untuk menggambarkan sebuah action secara detail. Contohnya bagaimana cara mengambil sebuah foto
                CONTENT PROVIDERS
                Menyediakan cara untuk mengakses data yang dibutuhkan oleh sebuah activity, misalnya kita menggunakan aplikasi berbasis peta (MAP), activity memerlukan cara untuk mengakses data kontak untuk prosedur navigasi, disinilah content providers berperan
                RESOURCE
                Digunakan untuk menyimpan file – file non koding yang diperlukan pada sebuah aplikasi, contohnya file gambar, file icon, file audio atau yang lainnya.
C.      APLIKASI ANDROID STUDIO
Android studio merupakan sebuah integrated Development Environment(IDE) untuk platform android, android studio ini diumumkan pada tanggal 16 Mei 2013 pada konferensi Google I/O oleh produk manager Google yaitu Ellie Powers, Android studio bersifat free dibawah Apache
License 2.0. Android Studio awalnya dimulai dengan versi 0.1 pada bulan mei 2013, Kemudian
dibuat versi beta 0.8 yang dirilis pada bulan juni 2014. Yang paling stabil dirilis pada bulan
Desember 2014, dimulai dari versi 1.0. Berbasiskan JetBrainns’ IntelliJ IDEA, Studio di desain
khusus untuk Android Development. Ini sudah bisa di download untuk Windows, Mac OS X,
dan Linux.

D.      Persyaratan System
Persyaratan minimum sistem yang diperlukan untuk menjalankan android studio :
WINDOWS
·         Microsoft Windows 2003/vista7/8/ (32 bit maupun 64 bit)
·         RAM minimum 2 Gb, direkomendasikan 4 Gb
·         Hard Disk kosong 500 mb
·         Java Development Kit (JDK) versi 7 atau lebih tinggi
·         Resolusi minimum 1280 x 800
OS X
·         Mac OS X 10.8.5 atau yang lebih tinggi, up to 10.10 to up 10.10.1 up 10.10.2 (Yosemite)
·         RAM minimum 2 Gb, direkomendasikan 4 Gb
·         Hard Disk kosong 500 mb
·         Java Development Kit (JDK) versi 7 atau lebih tinggi
·         Resolusi minimum 1280 x 800
GNU / LINUX
·         GNOME atau KDE atau Unity Desktop pada Ubuntu atau Fedora
·         Minimum RAM 2 Gb, direkomendasikan 4 Gb
·         Hard Disk kosong 500 mb
·         Java Development Kit (JDK) versi 7 atau lebih tinggi
·         Esolusi minimum 1280 x 800
Sebelumnya untuk membuat program aplikasi android digunakan eclipse ADT, di bawah ini perbandingan antara eclipse dengan android studio :
FEATURED
Android Studio
Eclipse ADT
Build System
Gradle
ANT
Maven – based build dependencies
YES
NO
Build variant and multiple APK generation
YES
NO
Advance android code completion and refactoring
YES
NO
Graphical layout editor
YES
NO
APK signing and keystore management
YES
NO
NDK support
NO
YES
Gradle adalah build automation tool yang dapat dikonfigurasi melalui DSL berbasis Groovy.   Ini yang membedakan Gradle dari Ant atau Maven yang memakai XML.   Penggunaan DSL berbasis Groovy menyebabkan Gradle lebih fleksibel dan dapat diprogram dengan mudah.
                               

Sabtu, 12 September 2015

PENGANTAR, FAKTA DAN SEJARAH PEMROGRAMAN BERGERAK (MOBILE PROGRAMING)

PENGANTAR, FAKTA DAN SEJARAH PEMROGRAMAN BERGERAK (MOBILE PROGRAMING)

            PENGERTIAN
          Mobile programing berasal dari 2 buah suku kata, yaitu mobile dan programing. Mobile adalah perangkat yang bergerak atau bisa dibawa ke mana saja dengan mudah, contohnya HP atau laptop sedangkan programing mempunyai arti program atau pemrograman. Jadi mobile programing adalah pemrograman yang digunakan untuk perangkat bergerak.

            ANDROID
            Aplikasi untuk mobile programing sangat banyak, salah satunya adalah menggunakan android yang merupakan sebuah sistem operasi berbasis Linux dan dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti smartphone atau komputer tablet.Android pada awalnya dikembangkan oleh perusahaan bernama Android, Inc., dengan dukungan finansial yang berasal dari Google, yang kemudian Google pun membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi android tersebut secara resmi dirilis pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya sebuah perusahaan Open Handset Alliance, konsorsium dari beberapa perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, serta telekomunikasi yang memiliki tujuan untuk memajukan standar terbuka dari perangkat seluler. Ponsel yang berbasis sistem operasi Android pertama dijual pada bulan Oktober 2008.

      Sejarah android pada mulanya berasal dari perusahaan bernama Android, Inc. didirikan tempatnya di Palo Alto, California, pada Oktober tahun 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner seorang pendiri Wildfire Communications, Inc., Nick Sears seorang mantan VP T-Mobile, dan Chris White seorang kepala desain dan pengembangan antarmuka WebTV untuk mengembangkan sebuah "perangkat seluler pintar yang lebih sadar tentang lokasi dan preferensi penggunanya". Tujuan awal dari perkembangan tersebut pada mulanya diperuntukkan bagi kamera digital, namun disadari bahwa pasar dari kamera digital tidak besar potensinya, dan pengembangan Android lalu dialihkan pada pasar telepon pintar atau smartphone untuk menyaingi Symbian serta Windows Mobile (iPhone Apple pada saat itu belum dirilis).

     Meskipun para pengembang Android tersebut merupakan pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dijalankan secara diam-diam dan hanya diungkapkan bahwa para pengembang tersebut sedang berusaha menciptakan sebuah perangkat lunak yang dapat diperuntukkan untuk telepon seluler. Masih pada tahun yang sama, Andy Rubin kehabisan uang. Steve Perlman adalah seorang teman dekat Andy Rubin dan meminjaminya $10.000 tunai serta menolak tawaran saham di perusahaan.

        Google mengakuisisi perusahaan Android Inc. pada tanggal 17 Agustus 2005 dan menjadikannya sebagai anak perusahaan yang dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc. yaitu Rubin, Miner, serta White tetap bekerja pada perusahaan tersebut setelah diakuisisi oleh Google. Di Google, tim yang dipimpin oleh Andy Rubin mulai untuk mengembangkan sebuah platform perangkat seluler dengan menggunakan kernel Linux.

          Sejak tahun 2008, Android mulai secara bertahap melakukan sejumlah pembaruan atau update untuk meningkatkan kinerja dari sistem operasi tersebut dengan menambahkan fitur baru, memperbaiki bug pada versi android yang sebelumnya. Setiap versi yang dirilis dinamakan secara alfabetis dengan berdasarkan nama sebuah makanan pencuci mulut, seperti cupcake, donut, dan sebagainya. Berikut nama-nama versi android.

Nama-Nama Versi Android

Pre-commercial release (2007–2008)
  • Android Apple Pie

Google dan OHA merilis setidaknya ada 2 versi sebelum Android beta dirilis pada November 2007. Versi Alpha memiliki codename yaitu : Astro Boy, Bender dan R2-D2.
  • Android Banana Bread

Android beta dirilis pada tanggal 5 November 2007, sedangkan software development kit atau SDK telah dirilis pada tanggal 12 November 2007. Pada tanggal 5 November kemudian ditetapkan sebagai hari “ulang tahun”.


Commercial Release Version
  • Android 1.5 Cupcake

Android 1.5 Cupcake dirilis pada tanggal 30 April 2009. Cupcake adalah versi android pertama yang menggunakan nama dari sebuah makanan. Konon katanya versi android cupcake seharusnya versi 1.2, namun Google telah memutuskan untuk membuat revisi yang besar serta membuatnya menjadi versi 1.5. Cupcake adalah kue yang berbentuk kecil dan dipanggang dalam cetakan berbentuk cup.
  • Android 1.6 Donut

Android 1.6 Donut dirilis pada tanggal 15 September 2009. pada versi ini telah diperbaiki beberapa kesalahan reboot, perubahan pada fitur foto dan video serta integrasi pencarian yang lebih baik. Donut merupakan makanan yang berbentuk cincin.
  • Android 2.0/2.1 Eclair

Android 2.0/2.1 Eclair dirilis pada tanggal 26 Oktober 2009. Eclair merupakan makanan penutup yang berupa kue berbentuk persegi panjang dan ada krim di tengah serta lapisan cokelat di atasnya.
  • Android 2.2 Froyo

Android 2.2 Froyo dirilis pada tanggal 20 Mei 2010. Froyo merupakan makanan penutup yang berasal dari sebuah nama merk produk yang terbuat dari yoghurt. Froyo adalah yoghurt yang dingin sehingga seperti es krim. Froyo merupakan singkatan dari Frozen yoghurt.
  • Android 2.3 Gingerbread

Android 2.3 Gingerbread dirilis pada tanggal 6 December 2010. Gingerbeard merupakan sejenis kue kering yang memiliki rasa jahe. Gingerbread biasanya dibuat pada saat perayaan libur akhir tahun di benua Amerika.
  • Android 3.0 Honeycomb

Android 3.0 Honeycomb dirilis pada tanggal 22 February 2011. Honeycomb merupakan sereal sarapan manis yang sudah pernah dibuat tahun 1965 oleh Posting Sereal. Honeycomb atau sarang lebah, sereal ini terbuat dari beberapa potongan jagung yang kemudian dibentuk seperti sarang lebah dengan rasa madu.
  • Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Android 4.0 Ice Cream Sandwich dirilis pada tanggal 19 Oktober 2001. Ice cream sandwich merupakan lapisan es krim yang biasanya terdapat rasa vanila terjepit di antara dua kue cokelat, berbentuk persegi panjang.
  • Android 4.1 Jelly Bean

Android 4.1 Jelly Bean dirilis pada tanggal 9 Juli 2012. Jelly bean adalah nama sejenis permen dalam beraneka macam rasa buah-buahan. Ukurannya seperti kacang merah. Permen ini keras di luar namun lunak di dalam dan lengket apabila digigit.
  • Android 4.4 KitKat

Android 4.4 KitKat dirilis pada tanggal 31 Oktober 2013. KitKat merupakan merk cokelat yang dikeluarkan oleh Nestle.
  • Android 5.0 Lollipop

          Android 5.0 Lollipop dirilis pada tanggal 15 Oktober 2014. Lollipop merupakan sebuah permen manis dalam stickt yang biasanya berbentuk lingkaran atau bulat.

         Itulah beberapa jenis android, khusus untuk android honeycomb merupakan versi OS yang pertama kali dibuat untuk tablet android, kemudian versi android ice cream sandwich adalah versi OS yang dibuat untuk menyempurnakan versi honeycomb, kelebihan versi ini adalah dapat berjalan pada smartphone maupun tablet  
        
        Kemudian datang Android versi selanjutnya, yaitu Jelly Bean dengan Project Butter yang membuat animasi pada Android berjalan dengan lebih smooth dan lancar. Penerus Jelly Bean adalah Android KitKat, Android yang diberi nama sesuai dengan nama snack populer ini memperkenalkan runtime baru yang nantinya akan menggantikan Dalvik, yaitu ART (Android Runtime). Di KitKat ini Google juga memperkenalkan aplikasi baru, yaitu Google Now yang bisa menyempurnakan search result sesuai dengan kondisi dan tempat kita berada.
           Versi terbaru Android saat ini adalah Android Lollipop. Lollipop memperkenalkan desain baru bernama Material Desain yang berbeda dari versi-versi sebelumnya. Material Design membuat Android nampak lebih modern dengan desainnya yang simpel dengan konsep mirip seperti “paper”. Material Design mempunyai konsep elevation atau z-koordinat, yang memungkinkan antar element UI bisa mempunyai elevasi dan bertumpuk-tumpuk dengan apik.

(Sumber : http://woocara.blogspot.co.id dan http://www.twoh.co)